Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

MAU BUKA TABUNGAN HAJI? PERHATIKAN HAL-HAL BERIKUT

1 min read

MAU BUKA TABUNGAN HAJI? PERHATIKAN HAL-HAL BERIKUT

Ibadah haji terkenal butuh perencanaan serta persiapan matang. Salah satu di antaranya adalah persiapan finansial yang bisa dibilang menjadi elemen utama. Ini nggak lepas dari ongkos naik haji yang selalu naik dari tahun ke tahun. Menabung adalah solusi bijak ketika kita sudah meniatkan hati untuk memenuhi panggilan Allah ke Tanah Suci. Membuka tabungan haji bisa banget nih dilakukan.

Tabungan khusus haji ini ialah tabungan khusus bagi kita yang ingin menyisihkan sebagian uangnya untuk memenuhi ONH alias Ongkos Naik Haji. Dengan membuka tabungan khusus ini, kita bisa fokus menabung tanpa khawatir nanti uangnya dipakai untuk kebutuhan lain. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat kita memutuskan membuka tabungan khusus haji.

 1. Pilih Jenis ONH

Inilah pertimbangan pertama saat kita membuka tabungan khusus untuk pergi haji. Kita harus pilih dulu ONH mana yang mau diambil. Ada dua ongkos naik haji yang umum dipakai di Indonesia, yaitu ONH Reguler serta ONH Plus. Perbedaanya adalah dari segi fasilitas, di mana ONH Plus akan mendapat fasilitas yang lebih banyak dan lengkap dibanding ONH Reguler. Otomatis dengan fasilitas yang lebih banyak ini, kita juga harus siap-siap bayar lebih banyak.

Salah satu fasilitas khusus ONH Plus ialah maktab atau pemondokan haji yang lokasinya lebih dekat dengan tempat ibadah. Selain itu, jangka waktu ibadah di Tanah Suci hanya 20 hari. Sementara untuk ONH Reguler, biasanya akan dibutuhkan waktu hingga 40 hari di untuk berhaji.

2. Periksa Biaya Haji

Biaya haji terbaru penting dicek sebelum kita membuka tabungan haji. Pengaruh inflasi memang membuat biaya ini naik terus dari tahun ke tahun. Pemerintah telah menetapkan nominal minimal yang harus dibayarkan oleh para calon jamaah. Biaya ini biasanya sudah meliputi tiket pesawat PP Jakarta-Jeddah, pajak bandara, akomodoasi, pelayanan penumpang, konsumsi hingga uang saku.

Tiap daerah bakal punya perbedaan nominal walau nggak terlalu jauh dari standar pemerintah. Di samping biaya yang ditetapkan pemerintah itu, kita masih harus siapkan uang saku sendiri untuk pengeluaran pribadi seperti oleh-oleh dan lain-lain. Nah, total seluruh biaya ini akan jadi ancang-ancang berapa jumlah dana yang harus dipenuhi agar kita bisa berangkat haji.

3. Pilih Bank

Bank yang memiliki konsep syariah akan menawarkan pembukaan tabungan khusus haji. Tapi banyak juga kok bank konvensional yang sama-sama menyediakan layanan ini. Saat memilih bank, pertimbangkan peraturan bank saat melakukan setoran. Kita bisa pilih bank mana yang setoran awal dan setoran tetapnya paling sesuai kondisi finansial masing-masing. Tujuannya adalah agar menabung nggak jadi beban.

4. Tetapkan Setoran

Besaran setoran akan turut mempengaruhi jangka waktu menabung. Makin banyak dan konsisten, maka akan makin cepat juga jumlah minimal tabungan terpenuhi agar kita bisa berangkat haji. Bahkan saat kita udah memenuhi angka minimal tabungan haji, kita masih harus nunggu dulu sampai nomor urutnya dipanggil pergi haji. Nah, periode waktu menunggu ini yang lama banget, bahkan mencapai 8 hingga 10 tahun pasca pelunasan. Jadi, makin cepat tabungan lunas, bakal makin cepat juga kita mendapat nomor urut haji. 

7
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *