Desi Wulandari Buruh teks serabutan

LEBIH BAIK TAHIYATUL MASJID ATAU THAWAF ZIARAH?

1 min read

LEBIH BAIK TAHIYATUL MASJID ATAU THAWAF ZIARAH?

“Jika salah seorang kalian masuk ke dalam masjid, maka hendaklah dia salat dua rakaat sebelum dia duduk” (HR. Bukhari dan Muslim). Berdasarkan hadist tersebut, seorang muslim memang disunahkan untuk melaksanakan salat sunah Tahiyatul Masjid, yaitu salat dua rakaat yang dikerjakan sebelum dirinya akan berdiam di masjid untuk melaksanakan ibadah selanjutnya. Salat sunat ini biasa dikenal dengan salat penghormatan kepada masjid. Namun berbeda halnya kalau kita sedang berada di Masjidil Haram. Di sana, kita ngga disunahkan buat melaksanakan salat Tahiyatul Masjid. Sebagai gantinya, kita disunahkan melaksanakan Thawaf Ziarah. Sebab menurut Imam Nawawi, penghormatan kepada Masjidil Haram dilakukan dengan thawaf mengelilingi Kabah.

Thawaf Ziarah dilakukan berdasarkan hadist dari HR. Bukhari dan Muslim yang menyatakan: “Rasulullah  SAW ketika di Mekah, beliau berwudu kemudian melaksanakan thawaf di Kabah”. Namun ulama lainnya juga berpendapat bahwa jika seseorang mengalami kesulitan buat melaksanakan Thawaf Ziarah karena situasi dan kondisi yang ngga memungkinkan seperti ramainya jemaah yang sedang melaksanakan thawaf hingga berdesak-desakan, maka kita bisa menggantinya dengan salat Tahiyatul Masjid. Bahkan, kalau kita juga ngga bisa melaksanakan Tahiyatul Masjid karena penuhnya Masjidil Haram, kita bisa menggantinya dengan berdzikir, membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan hauqolah serta memperbanyak bacaan sholawat. Ini jadi bukti kalau Islam sangat mempermudah umatnya buat beribadah.

Sebagian ulama seperti Al Jaziri sebagaimana disebutkan dalam kitab Mazahibul Arba’ah, bahwa kalau kita ke Masjidil Haram tapi ngga berniat untuk thawaf, maka dianjurkan untuk melaksanakan salat Tahiyatul Masjid. Sedangkan untuk di masjid lainnya seperti Masjid Nabawi di Madinah Al Munawaroh, hukum salat Tahiyatul Masjid ini tetap disunahkan. Bahkan diutamakan untuk melaksanakan salat Tahiyatul Masjid di Raudhah terlebih dahulu baru setelah itu berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, dan Umar. Nah, jadinya lebih baik mana antara melaksanakan Tahiyatul Masjid atau Thawaf Ziarah? Keduanya pasti sama-sama baik. Mau melaksanakan yang mana saja diperbolehkan, disesuaikan dengan kondisi pada saat itu. Kalau jemaah memang ingin melakukan Thawaf Ziarah, pastikan agar kondisi dan situasi pada saat itu ngga terlalu ramai sampai berdesak-desakan supaya bisa melakukan thawaf dengan lebih khusyuk. Namun kalau keadaan dirasa ngga memungkinkan, jemaah bisa melaksanakan salat Tahiyatul Masjid dan dilanjut dengan dzikir serta membaca sholawat di dalam Masjidil Haram.

12
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *