Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

KENALI JENIS-JENIS PASPOR UMROH BERIKUT INI

1 min read

KENALI JENIS-JENIS PASPOR UMROH BERIKUT INI

Paspor ialah dokumen perjalanan yang wajib dimiliki kalau kita mau beperjalanan ke luar negeri. Nah, mengingat haji dan umroh dilaksanakan di Arab Saudi, maka pastinya kita butuh paspor juga. Biasanya, pengurusan paspor akan diserahkan ke masing-masing jamaah di kantor imigrasi terdekat. Sebelum mengurus paspor umroh, ada baiknya kita ketahui dulu jenis-jenis paspor yang dikeluarkan pihak imigrasi berikut ini.

Paspor Biasa (Paspor Hijau)

Jenis paspor ini adalah yang paling banyak dimiliki masyarakat Indonesia. Paspor hijau digunakan untuk kunjungan ke luar negeri termasuk umroh. Paspor ini masih terbagi lagi ke dalam dua jenis, yaitu paspor biasa dan paspor elektronik atau e-paspor. Masa berlakunya adalah 5 tahun. Jadi, kita wajib memperpanjang paspor tiap 5 tahun sekali. Kalau nggak punya paspor ini, kita bisa kok mengajukan secara manual di kantor imigrasi.

Paspor Dinas (Paspor Biru)

Selain paspor hijau yang sering jadi paspor umroh, ada lagi paspor biru yang merupakan paspor dinas. Paspor ini dikeluarkan bagi PNS serta konsultan pemerintahan yang hendak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Sebelum mengajukan permohonan untuk paspor ini, pemohon harus melampirkan beberapa dokumen khusus. Sebut saja mulai dari bukti kelulusan beasiswa, izin atasan, LoA, guarantee letter, SP Setneg dan lain-lain. Banya, ya? Iya dong karena pemegang paspor ini juga nggak sembarangan. Paspor ini juga nggak bersifat diplomatik.

Paspor Diplomatik

Nah, kalau paspor yang bersifat diplomatik ada sendiri nih namanya paspor diplomatik. Paspor dikeluarkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pada seseorang yang mau melakukan perjalanan diplomatik ke luar negeri. Paspor ini beda dengan paspor luar negeri dan paspor dinas karena lebih spesifik tujuannya.

Kalau sudah tahu tentang jenis-jenis paspor, saatnya kita sebagai calon jamaah umrih mengurusnya jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Kita bisa nih minta ke pihak travel dalam pengurusannya, tapi tentu akan dibutuhkan uang tips tambahan. Pihak travel biasanya nggak memasukkan kepengurusan paspor ke dalam biaya yang ditagihkan ke calon jamaah. Kita harus urus sendiri paspor yang mau digunakan ke kantor imigrasi. Ya hitung-hitung tambah pengalaman, kan.

Tapi, kalau memang bener-bener nggak ada waktu buat ngurus paspor umroh, kita bisa kok mewakilkan kepengurusannya ke biro jasa. Eits, siap-siap bayar lebih buat biaya jasa mengurus paspor, ya.

 


image: iStock

5
Wahyu Tri Utami
Wahyu Tri Utami dreamer by night, reader by day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *