KEBIASAAN MENGANTAR HAJI

1 min read

KEBIASAAN MENGANTAR HAJI

Umumnya calon jamaah Haji rumahnya akan terus ramai didatangi sanak saudara dan handai taulan sampai dengan datangnya hari H pemberangkatan haji. Keramaian itu layaknya orang yang mempunyai hajat pernikahan atau khitanan , selain kue-kue untuk suguhan mereka juga diberi makan . Sebaliknya mereka yang datang menghormati tuan rumah , juga membawa bingkisan misalnya , gula , beras , dan juga rokok. Satu dua yang hadir ada juga yang memberi uang dalam amplop tertutup.

 

Kebiasaan yang terjadi di daerah daerah tertentu di Indonesia, pihak keluarga dan handai taulan akan mengantar mereka ke pendopo kabupaten atau kotamadya, yang selanjutnya akan dibawa ke embarkasi. Sebelum berangkat terlebih dahulu diadakan upacara pemberangkatan dengan mendatangkan tokoh masyarakat dan juga tokoh agama bertempat di rumah ataupun di Masjid. Dalam acara itu calon haji mewakilkan pada seseorang untuk berpamitan kepada seluruh yang hadir , diantaranya memohon maaf, memohon restu dan memohon do’a agar ibadah mereka di tanah suci berjalan lancar . Selain itu juga memohon do’a agar diberikan kesehatan sehingga bisa kembali ke tanah air dengan selamat.

 

Dalam acara penghantaran calon haji ini biasanya diiringi isak tangis oleh para keluarga dan juga handai taulan ketika adzan dikumandangkan dan juga do’a pelepasan . Sebelum memasuki mobil yang membawa mereka ke pendopo kabupaten , satu persatu mereka bersalaman dan saling berangkulan sebagai tanda pelepasan. Bagi keluarga atau tetangga terdekat biasanya mereka mengantarkannya sampai ke pendopo kabupaten dengan mengendarai sepeda motor atau menyarter mobil.

 

Satu calon haji biasanya membawa rombongan lebih dari satu atau dua mobil yang terisi penuh dengan penumpang, Sesampainya di pendopo kabupaten hanya mobil calon haji yang bisa memasuki halaman pendopo yang selanjutnya menurunkan calon haji saja. Para pengantar itupun hanya bisa melihat calon haji dari kejauhan diluar pagar pendopo kabupaten. Mereka menunggu sampai calon haji masuk bis masing-masing yang membawa ke embarkasi yang selanjutnya diterbangkan ke tanah suci.

 

Tradisi mengantar calon haji sudah menjadi tradisi yang setiap tahun sekali berulang yaitu ketika pemerintah mengumumkan jadwal pemberangkatan calon haji . Mungkin tradisi menghantar calon haji tidak hanya terjadi di desa desa saja namun sampai ke sebagian perkotaan. Maka terkadang pendopo kabupaten atau Ialamic Centre terlihat padat dengan mobil mobil para pengantar jamaah haji

 

Boleh oleh saja sih tradisi ini berjalan selagi keberadaan para pengantar tadi tidak mengganggu calon jamaah Haji lain yang ingin masuk ke pendopo atau tempat berkumpulnya jamaah Haji. Sebab tradisi ini akan membangkitkan semangat yang belum berhaji untuk melaksanakan ibadah Haji.

68
amandameta