Desi Wulandari Buruh teks serabutan

HATI-HATI TINDAKAN KRIMINAL KETIKA UMROH DI TANAH SUCI!

1 min read

HATI-HATI TINDAKAN KRIMINAL KETIKA UMROH DI TANAH SUCI!

Kejahatan bisa terjadi di mana saja, asalkan ada kesempatan dan niat pelaku. Waspadalah! Pernah mendengar kalimat himbauan seperti itu? Yap, kejahatan bisa terjadi di mana saja, termasuk di Tanah Suci sekalipun. Biasanya korban kejahatan adalah pendatang seperti jemaah haji dan umrah yang ngga mengetahui secara pasti kondisi di Arab Saudi.

Kejahatan pertama yang bisa terjadi di Tanah Suci dan bisa menimpa jemaah haji dan umrah biasanya yaitu penipuan. Bisa terjadi ketika jemaah membeli oleh-oleh di pusat perbelanjaan dengan modus memberi harga yang mahal pada barang yang ingin dibeli. Padahal, harga aslinya ngga begitu mahal, asalkan jemaah pandai mencari toko yang menawarkan harga murah. Selain itu, modus penipuan lainnya adalah menawarkan jasa foto yang lagi-lagi dipatok dengan harga yang mahal. Ngga jarang tukang foto amatir yang sering berkeliaran di Jabal Rahmah memaksa jemaah haji untuk mengambil foto dan dicetak dengan harga tinggi. Jemaah yang ngga tahu menahu pasti akan menurut saja.

Kasus lain yang bisa menimpa jemaah yaitu pemerkosaan dan pernah terjadi ketika korban sedang naik taksi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh jemaah, khususnya jemaah perempuan. Di Arab Saudi, perempuan yang melontarkan senyum dan mengobrol dengan laki-laki yang bukan mahromnya maka wanita ini bisa dianggap bukan perempuan yang baik-baik. Berbeda sekali dengan di Indonesia yang terkenal dengan keramahtamahannya, sehingga bukan masalah besar jika saling melempar senyum dengan orang asing atau bahkan mengobrol. Jika ingin menaiki kendaraan umum seperti taksi, ada baiknya agar jemaah perempuan didampingi oleh laki-laki yang menjadi mahromnya dan diusahakan untuk ngga terlalu ramah dengan laki-laki asing.

Di Tanah Suci juga ngga terhindar dari pelaku pencopetan lho. Jemaah haji yang berdesak-desakan ketika sedang berada di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi bisa menjadi salah satu korban pencopetan. Banyaknya orang yang ada di satu tempat tentunya akan memudahkan pelaku buat melakukan aksi kejahatannya ini. Bukan hal yang ngga mungkin ada orang dengan niat jahat berkeliaran di Tanah Suci. Sekali lagi, kejahatan bisa terjadi karena adanya kesempatan. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika sedang berada di tempat yang penuh sesak dengan orang-orang. jaga barang bawaan agar selalu terpegang. Usahakan juga untuk menghindari penampilan yang mencolok perhatian, seperti memakai perhiasan yang berlebihan.

 


image: Pixabay

6
Desi Wulandari
Desi Wulandari Buruh teks serabutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *