Firman Zamzami Muhammad LC Alumni Damascus Univ Suriah | Pengasuh acara percikan Iman 908 Oz Radio Jakarta

ALASAN ABU BAKAR AS SHIDDIQ DIMAKAMKAN DI SAMPING MAKAM RASULULLAH

1 min read

ALASAN ABU BAKAR AS SHIDDIQ DIMAKAMKAN DI SAMPING MAKAM RASULULLAH

Jika kita berziarah ke makam Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasalam, kita akan melewati makam salah satu sahabat yang sangat dicintai oleh nabi yaitu Abu Bakar As Shiddiq yang nama aslinya adalah Abdullah bin Quhaffah.

Abu Bakar As shiddiq adalah sosok yang memiliki kepribadian yang begitu mulia, ditambah dengan kemurahan hati serta kebijaksanaanya inilah yang menyebabkan beliau dicalonkan sebagai Khalifah pertama setelah wafatnya Rasulullah. Beliau juga merupakan seorang tokoh perniagaan yang kaya dan datang dari keluarga bangsawan yang dihormati oleh masyarakat Arab Quraisy. 

Walaupun dari sisi umur hanya berselisih dua tahun lebih muda dari Rasulullah, namun Rasulullah selalu dekat dengannya sebab Abu Bakar As Shiddiq berani mengorbankan hartanya dan jiwanya untuk menegakkan agama Allah subhanahuwata’ala. 

Abu Bakar di juluki As-Siddiq lantaran sikapnya yang senantiasa membenarkan segala perkataan Nabi. Ada juga sebagian ulama menyatakan bahwa gelar As Shiddiq ini disematkan karena beliau senantiasa mempercayai perkataan Allah dan Rasulnya dengan berpegang pada sifat-sifat kesempurnaan Allah dan sifat-sifat kemulian RasulNya diatas logika berfikirnya. 

Saat menjabat sebagai Khalifah Rasulullah sesuai dengan usulan Umar Bin Khattab, kemudian Abu Bakar As shiddiq mengumpulkan warganya seraya berkata:

"Wahai seluruh umat Islam, aku telah dipilih menjadi pemimpin kalian padahal aku ini bukanlah orang yang terbaik di antara kalian. Oleh sebab itu jika pemerintahanku nanti baik, maka dukung dan bantulah aku. Dan jika aku nanti memimpin buruk maka perbaikilah aku, orang yang lemah di antara kalian adalah orang yang kuat disisiku. Patuhilah aku selama aku mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Akan tetapi jika aku mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka kalian semua tidak harus lagi patuh kepadaku."

Abu Bakar As shiddiq meninggal dunia ketika beliau berumur 63 tahun dengan meninggalkan tiang pokok kekuatan Islam dan konsep penyebaran dakwah ke luar jazirah Arab. Khalifah sesudahnya dilanjutkan oleh Umar Bin Khattab, di mana pada masa pemerintahannya Islam dapat menyebar ke Syam dan Iraq serta Masjidil Aqsha dapat direbut dari kekuataan Romawi.

Karena kedekatan Abu Bakar dengan Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasalam beliau dimakamkan di sebelah makam Baginda Rasulullah. Berjuta umat Islam setiap tahunnya pun mengucapkan salam dan mendoakan Abu Bakar As Shiddiq setelah mengucapkan salam kepada baginda Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasalam.

8
Firman Zamzami Muhammad LC
Firman Zamzami Muhammad LC Alumni Damascus Univ Suriah | Pengasuh acara percikan Iman 908 Oz Radio Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *